CHEATSHEET PRESENTASI · TK2

AI Assistant untuk Analisis HPP, Inventaris, dan Harga pada UMKM Retail

Contekan per slide untuk rekaman video Kelompok 2, Foundations of Artificial Intelligence. Isinya pesan inti, poin bicara, angka kunci, dan kalimat transisi, ditambah jawaban 3 pertanyaan diskusi.

15 slide3 diskusiTarget ± 13,5 menit (batas 10–15)

← → untuk pindah slide · G untuk overview

PETA PRESENTASIALUR & PEMBAGIAN

Alur cerita dalam satu napas

Latar1–2Masalah3–6Solusi7–10Manfaat11Kesimpulan12–14DiskusiD1–D3Penutup15
Pembagian pembicara (saran, silakan disesuaikan)
Aliza1–4Pembuka, latar belakang, masalah
Rifqi5–7 · Diskusi 1Dampak, solusi
Rasya8–10 · Diskusi 2Fitur, teknologi
Arie11–14 · Diskusi 3Manfaat, kesimpulan
Semua15Penutup
Satu kalimat yang harus nempel

“Sistem menghitung, AI menjelaskan.”

AsumsiSoal: durasi video 10–15 menit. Durasi per slide adalah saran: ± 10 menit materi, 2,5 menit diskusi, 1 menit penutup + evaluasi, total ± 13,5 menit.
SLIDE CANVA 01 / 15PEMBUKA 🎙 Aliza± 20 dtk

Cover — Kelompok 2

Perkenalkan kelompok dan langsung tanamkan masalahnya: pemilik UMKM sering telat sadar untungnya turun.

Poin bicara
  1. Salam, lalu sebut: Kelompok 2, mata kuliah Foundations of Artificial Intelligence.
  2. Sebut keempat anggota dengan singkat (nama saja, NIM tidak perlu dibaca).
  3. Judul: AI Assistant untuk Analisis HPP, Inventaris, dan Harga pada UMKM Retail.
  4. Hook: “Bayangkan warung geprek yang baru sadar untungnya turun seminggu kemudian.”
Kata kunci & angka
Kelompok 2UMKM RetailHPP · Inventaris · Harga
SLIDE CANVA 02 / 15LATAR BELAKANG 🎙 Aliza± 45 dtk

Industri Retail dan UMKM Saat Ini

UMKM itu besar dan penuh data, tapi datanya tercecer.

Poin bicara
  1. UMKM tulang punggung ekonomi: ±64 juta unit, 61% PDB, 97% tenaga kerja.
  2. Beli bahan → simpan stok → produksi sesuai resep → jual: semuanya saling memengaruhi.
  3. Setiap aktivitas menghasilkan data yang terus bertambah, tapi jarang diolah.
  4. Pencatatannya terpisah (nota, buku, spreadsheet, chat pemasok), jadi terbentuk silo data.
Kata kunci & angka
64 juta unit61% PDB97% tenaga kerjasilo data
CatatanAngka dari Kemenko Perekonomian (ada di referensi slide 14). Sebut sumbernya sekali.
SLIDE CANVA 03 / 15PERMASALAHAN 🎙 Aliza± 40 dtk

Tantangan HPP dan Peluang AI

HPP adalah dasar harga. Datanya sebenarnya sudah ada, dan AI bisa membuatnya bermakna.

Poin bicara
  1. HPP adalah biaya membuat satu unit produk, fokusnya biaya bahan baku.
  2. Tanpa HPP akurat, penetapan harga cuma spekulasi.
  3. Sulit dilacak: harga bahan berubah, resep tiap produk beda, apalagi kalau SKU-nya puluhan.
  4. Peluang: AI membaca data dari berbagai sumber dan menjelaskan perubahan HPP, seperti konsultan yang selalu siap.
Kata kunci & angka
HPP = biaya per unitspekulasiAI = partner bisnis
SLIDE CANVA 04 / 15PERMASALAHAN 🎙 Aliza± 50 dtk

Sulitnya Melacak HPP per Produk

Ada empat kendala teknis harian yang membuat HPP selalu telat diketahui.

Poin bicara
  1. Harga bahan berubah, berbeda tergantung pemasok, waktu beli, dan musim.
  2. Satu produk butuh banyak bahan, jadi hitung manual rumit dan mudah salah.
  3. Data tersebar: nota, chat pemasok, catatan stok, spreadsheet tidak terhubung.
  4. Input ulang nota itu lambat dan rawan salah ketik.
Kata kunci & angka
Akibat: HPP naik telat disadariharga tidak tepatstok tidak optimal
Contoh resep · Nasi Ayam Geprek
150 g nasi + 100 g ayam + 20 ml minyak + 15 g cabai
SLIDE CANVA 05 / 15PERMASALAHAN 🎙 Rifqi± 55 dtk

Dampak Jika HPP Tidak Terlacak

Harga ayam naik sedikit saja, margin sudah turun 5 poin, dan pemilik baru sadar belakangan.

Poin bicara
  1. Harga jual meleset: terlalu murah rugi, terlalu mahal sepi pembeli.
  2. Margin menipis diam-diam. Produk yang laris belum tentu untung.
  3. Stok dan pembelian meleset, sulit menilai produk mana yang layak dipertahankan.
  4. Arus kas terganggu, akibatnya usaha sulit berkembang.
Kata kunci & angka
+10,5% HPP52,5% → 47,5%telat beberapa hari
Contoh ilustrasi · Nasi Ayam Geprek
Ayam Rp32.000 → Rp38.000/kg
HPP Rp5.700 → Rp6.300/porsi (+10,5%)
Harga jual tetap Rp12.000
Margin 52,5% → 47,5%
CatatanSebut “turun 5 poin persen”, bukan “turun 5%”. Angka contoh sudah saya hitung ulang dan cocok.
SLIDE CANVA 06 / 15PERMASALAHAN 🎙 Rifqi± 35 dtk

Sulitnya Memahami Proses Bisnis yang Benar

Pemilik butuh seseorang yang bisa menjelaskan datanya, bukan sekadar tabel.

Poin bicara
  1. Banyak pemilik belajar usaha dengan coba-coba, tanpa latar akuntansi.
  2. Konsultan dan pelatihan bisnis mahal untuk UMKM kecil.
  3. Datanya ada, tapi tidak diolah jadi pemahaman.
  4. Yang dibutuhkan: mitra yang menjawab “Kenapa HPP saya naik?” kapan saja.
Kata kunci & angka
non-akuntansikonsultan mahalbutuh penjelas
SLIDE CANVA 07 / 15SOLUSI 🎙 Rifqi± 45 dtk

Solusi: AI Business Partner

Ini bukan sekadar alat informasi, tapi partner yang menjelaskan kondisi bisnis dengan bahasa sehari-hari.

Poin bicara
  1. Asisten cerdas yang terhubung ke seluruh data operasional UMKM.
  2. Datanya: produk, bahan baku, resep, stok, pembelian, penjualan. Semuanya saling memengaruhi.
  3. Tanya pakai bahasa sehari-hari, tanpa jargon dan tanpa analisis rumit.
  4. Hasilnya: jawaban cepat, paham dampak keputusan, tidak perlu buka banyak spreadsheet.
Kata kunci & angka
terintegrasibahasa sehari-harigambaran menyeluruh
SLIDE CANVA 08 / 15SOLUSI 🎙 Rasya± 50 dtk

List Feature — Data & Operasional

Empat fitur dasar menjaga data tetap akurat dan HPP selalu terbaru.

Poin bicara
  1. HPP otomatis dari resep terbaru: porsi ayam 80 → 100 g langsung memperbarui HPP plus selisihnya.
  2. Input & validasi OCR: nota/faktur dibaca jadi nama bahan, jumlah, satuan, harga, tanggal, pemasok.
  3. Data Quality Check: hasil baca dicek ulang sebelum dipakai menghitung HPP.
  4. Smart Inventory: peringatan stok minimum dan perkiraan kebutuhan beli dari pola penjualan.
Kata kunci & angka
auto-HPPOCRvalidasistok minimum
CatatanDi Canva, paragraf OCR muncul dua kali di slide ini. Cek apakah ada text box dobel yang bertumpuk.
SLIDE CANVA 09 / 15SOLUSI 🎙 Rasya± 55 dtk

List Feature — Analisis & Insight

AI tidak hanya memberi angka, tapi juga menjelaskan penyebabnya dan memberi pilihan keputusan.

Poin bicara
  1. Dashboard tren bulan ke bulan: penjualan, biaya, margin semua produk.
  2. Menandai produk paling untung dan produk yang trennya menurun.
  3. Deteksi anomali dan penyebabnya: “Kenapa margin kotor bulan ini turun 5%?”
  4. Simulasi harga sesuai target margin, plus menunjukkan bahan penyebab biaya naik.
Kata kunci & angka
margin 30% → Rp9.000anomaliskenario harga
Cek hitungan
HPP Rp6.300 ÷ (1 − 30%) = Rp9.000 ✓
Ayam 32k → 38k = +18,75%
CatatanSlide menulis “ayam naik 18%”, padahal hitungannya 18,75%. Saat bicara, sebut “sekitar 19%” atau perbaiki di Canva.
SLIDE CANVA 10 / 15SOLUSI 🎙 Rasya± 55 dtk

Teknologi yang Digunakan

Angka dihitung sistem, AI yang menjelaskan. Ini kunci akurasinya.

Poin bicara
  1. Data & perhitungan: backend Go + PostgreSQL. HPP, stok, margin pakai aturan pasti, bukan AI.
  2. OCR/vision: nota dan faktur diubah jadi data terstruktur.
  3. RAG: data usaha jadi embedding di pgvector, lalu dicari sesuai pertanyaan.
  4. LLM (Claude/GPT) menjawab dari hasil RAG, bukan menebak. Antarmuka: web Next.js + chat Telegram/WhatsApp.
Kata kunci & angka
Go + PostgreSQLOCRRAG · pgvectorLLMNext.js · WA
Alur singkat
Nota → OCR → Database → RAG (pgvector) → LLM → Jawaban di web/chat
SLIDE CANVA 11 / 15MANFAAT 🎙 Arie± 40 dtk

Manfaat Solusi bagi UMKM

Lima manfaat yang langsung terasa oleh pemilik usaha.

Poin bicara
  1. HPP terpantau real-time, terlihat bahan mana yang paling mendorong kenaikan.
  2. Harga jual lebih tepat lewat simulasi target margin.
  3. Hemat waktu: OCR dan tanya-jawab AI menggantikan buka banyak catatan.
  4. Keputusan berbasis data, dan pemilik non-akuntansi ikut belajar memahami bisnisnya.
Kata kunci & angka
real-timeharga tepathemat waktuberbasis databelajar
SLIDE CANVA 12 / 15KESIMPULAN 🎙 Arie± 45 dtk

Kesimpulan — Evaluasi Penerapan AI

AI membantu, tapi ada batasnya. Menyebutkannya dengan jujur justru membuat solusi lebih kredibel.

Poin bicara
  1. OCR mempercepat input, tapi hasilnya tetap perlu dicek, terutama nota buram.
  2. LLM bisa keliru. Angka HPP, stok, margin harus selalu dari sistem.
  3. Kualitas data menentukan kualitas insight: garbage in, garbage out.
  4. Tantangan adopsi: literasi digital, kebiasaan input, biaya, keamanan data.
Kata kunci & angka
verifikasiangka dari sistemgarbage in, garbage out
CatatanSlide ini sekaligus bahan untuk Diskusi 1 (tantangan terbesar).
SLIDE CANVA 13 / 15KESIMPULAN 🎙 Arie± 40 dtk

Saran Pengembangan ke Depan

Ada lima arah pengembangan agar sistem makin lengkap dan proaktif.

Poin bicara
  1. Perluas HPP: tambah tenaga kerja, overhead, dan kemasan.
  2. Prediksi harga bahan dan permintaan untuk perencanaan stok.
  3. Integrasi dengan POS/kasir, marketplace, WhatsApp, dan pembayaran digital.
  4. Notifikasi proaktif, plus rekomendasi dari data kolektif yang dianonimkan.
Kata kunci & angka
HPP lengkapprediksiintegrasiproaktif
CatatanBahan untuk Diskusi 3 (usulan inovasi).
SLIDE CANVA 14 / 15KESIMPULAN 🎙 Arie± 25 dtk

Kesimpulan & Referensi

Satu kalimat penutup: sistem yang akurat ditambah penjelasan AI menghasilkan keputusan UMKM yang lebih cerdas.

Poin bicara
  1. AI memberdayakan UMKM mengelola HPP, inventaris, dan harga berbasis data.
  2. Perhitungan oleh sistem dan penjelasan oleh AI meningkatkan profit dan efisiensi.
  3. Penting karena UMKM adalah pilar ekonomi Indonesia.
  4. Referensi cukup disebut singkat: Kemenko Perekonomian, Kemenkeu Learning Center, DJPb Kemenkeu.
Kata kunci & angka
profitabilitasefisiensipilar ekonomi
DISKUSI 1 / 3PERTANYAAN TUGAS 🎙 Rifqi (saran)± 50 dtk

Apa tantangan terbesar penerapan AI di bidang ini, dan bagaimana solusinya?

Tantangan terbesar adalah kualitas data dan kepercayaan pada jawaban AI.

MasalahNota buram, resep usang, dan kebiasaan mencatat yang tidak konsisten membuat insight salah. LLM juga bisa keliru.
Solusi dataOCR + Data Quality Check: hasil baca dicek sebelum dipakai.
Solusi akurasiAngka dihitung sistem (Go + PostgreSQL). LLM hanya menjelaskan, dengan konteks dari RAG.
Solusi adopsiInput lewat chat WhatsApp/Telegram dan pendampingan bertahap untuk pemilik yang kurang melek digital.
DISKUSI 2 / 3PERTANYAAN TUGAS 🎙 Rasya (saran)± 50 dtk

Bagaimana AI di bidang ini memengaruhi masa depan, positif maupun negatif?

Dampaknya positif besar, asal risikonya dikelola.

PositifUMKM lebih tahan guncangan harga bahan, keputusan berbasis data, dan akses “konsultan” yang terjangkau.
PositifLiterasi bisnis pemilik naik karena AI menjelaskan dengan bahasa sehari-hari.
NegatifRisiko ketergantungan tanpa paham, kebocoran data usaha, dan biaya langganan.
NegatifKesenjangan digital: UMKM tanpa akses atau kemampuan teknologi bisa tertinggal.
DISKUSI 3 / 3PERTANYAAN TUGAS 🎙 Arie (saran)± 50 dtk

Inovasi AI apa yang kami usulkan, apa alasannya, dan apa manfaatnya?

Asisten proaktif-prediktif: AI yang memperingatkan sebelum margin turun.

InovasiMemprediksi kenaikan harga bahan dan permintaan, lalu mengirim notifikasi plus rekomendasi harga/stok via WhatsApp.
AlasanMasalah inti kita adalah telat sadar. Pada contoh geprek, margin turun 5 poin sebelum pemilik tahu.
ManfaatPemilik bergeser dari reaktif ke proaktif: bisa stok lebih awal atau menyesuaikan harga (Rp9.000 untuk margin 30%).
LanjutanBenchmark dengan data kolektif yang dianonimkan untuk saran promo dan bundling.
SLIDE CANVA 15 / 15PENUTUP 🎙 Semua± 60 dtk

Terima Kasih

Penutup wajib berisi evaluasi singkat pengalaman kelompok mengerjakan tugas ini (diminta di soal).

Poin bicara
  1. Evaluasi pengalaman: apa yang paling dipelajari (mis. cara kerja RAG/OCR, konsep HPP).
  2. Tantangan kerja kelompok dan cara kalian mengatasinya. Isi dengan pengalaman nyata kalian.
  3. Ulangi satu kalimat inti: “Sistem menghitung, AI menjelaskan.”
  4. Terima kasih atas nama Kelompok 2, lalu hentikan rekaman dengan bersih.
Kata kunci & angka
evaluasi pengalamanKelompok 2terima kasih
CatatanUrutan: slide 14, Diskusi 1–3, lalu slide 15 + evaluasi. Poin pengalaman harus diisi sendiri, jangan dikarang.
SEBELUM REKAMCHECKLIST

Checklist rekaman & hal yang perlu dicek

Checklist (dari soal tugas)
  • Audio jernih (ruangan sepi, mic dekat) dan slide terbaca jelas di video.
  • Urutan: materi slide 1–14, lalu Diskusi 1–3, lalu slide 15.
  • Upload ke YouTube dengan privasi Unlisted, lalu cek link-nya bisa dibuka.
  • Durasi video 10–15 menit. Video memuat pembukaan (nama kelompok, anggota, topik), isi slide, dan penutup berisi evaluasi pengalaman.
  • Desain slide dan narasi konsisten dengan materi TK1.
  • Kirim dokumen Word/Notepad berisi judul, nama anggota, dan link YouTube.
Perlu dicek di deck
  • Slide 9: “ayam naik 18%”, padahal hitungannya 18,75%. Sebut “sekitar 19%” atau perbaiki.
  • Slide 8: paragraf OCR muncul dua kali di Canva. Cek text box dobel.
  • Slide 5: margin turun 5 poin persen (52,5% → 47,5%), bukan turun 5%.
  • Format judul/nama file tidak konsisten di soal: “Week4” vs “Week8”. Konfirmasi ke dosen sebelum submit.